“Benarkah jadwal posyandu di sini?” Saya bertanya-tanya dalam hati.
Saya kirimkan pesan wa ke Mbak Ika. Memberitahukan posisi saya saat itu. Tapi, pesan wa tak bisa terkirim karena sinyal tak ada sama sekali. Kemudian saya tanya pada orang-orang yang sedang duduk di warung tak jauh dari kantor desa.
“Pak, posyandu Teluk Melike di mana ya?”
“O…ibu udah kelewatan. Ibu dari arah mana?”
“Kubu.”
“Harusnya tadi ibu habis masjid yang belum jadi tu belok kanan, ada jembatan, lurus…sampai ketemu jalan aspal, ada masjid lagi, ketemulah posyandu Teluk Melike,” kata si bapak.
“Makasih ya pak.”
Saya langsung melanjutkan perjalanan. Saya ikuti arahan bapak tadi. Dan ternyata arah posyandunya, setelah jembatan besar yang biasa saya lewati kalau pulang pergi Kubu. Ada sawit-sawit, lurus terus. Setelah jembatan jalannya batu-batu dan tanah kuning. Setelah di tengah, aspal mulus.
Saat saya sampai di posyandu, sudah agak ramai. Kader serta ibu-ibu yang membawa anak balitanya sudah menunggu. Semakin siang, warga semakin ramai. Mereka siap mengecek pertumbuhan fisik dan kesehatan anak balitanya. Walaupun sebenarnya kegiatan posyandu ini tidak hanya untuk balita. Tapi juga untuk ibu hamil serta lansia. Kegiatanya dilaksanakan bersamaan.
