Community

Kisah Orang Pontianak di Bochum – Jerman

Kisah Orang Pontianak di Bochum – Jerman

Beberapa waktu belakangan ini, saya menerima 3-4 mesenger dari teman-teman FB yang tidak terlalu dekat dengan saya (itu artinya mereka tidak benar-benar mengenal saya). Semoga mereka membaca tulisan ini. Isi messenger mereka:

  • Menasehati saya untuk tidak lagi makan masakan orang China (karena di salah satu status FB, saya menyebut tentang kwetiau arang, chaikwe, tau suan, etc).
  • Bertanya, haji/umroh sudah belum karena saya sudah keliling dunia.
  • Menyarankan saya memakai jilbab dengan benar, bukan hanya kerudung penutup kepala.

Saya tidak anti nasehat. Tidak pula menutup hati untuk ujaran kebaikan. Namun bagi saya, isi messenger-messenger itu muatannya sebanding dengan pertanyaan: tadi malam kamu bercinta dengan gaya apa? Atau pertanyaan: saat bercinta kamu klimaks tidak? Pribadi sekali, apalagi untuk orang yang tidak saling dekat.

Baca Juga:PENGUSAHA MAS

Ada zona dalam kehidupan seseorang yang pantang untuk kita masuki. Patuhi itu agar kita masuk dalam golongan mahluk bumi yang beradab. (*Erna Setia Putri adalah sastrawan asal Kota khaTULIStiwa, Pontianak. Kini di Eropa)