Beberapa waktu belakangan ini, saya menerima 3-4 mesenger dari teman-teman FB yang tidak terlalu dekat dengan saya (itu artinya mereka tidak benar-benar mengenal saya). Semoga mereka membaca tulisan ini. Isi messenger mereka:
- Menasehati saya untuk tidak lagi makan masakan orang China (karena di salah satu status FB, saya menyebut tentang kwetiau arang, chaikwe, tau suan, etc).
- Bertanya, haji/umroh sudah belum karena saya sudah keliling dunia.
- Menyarankan saya memakai jilbab dengan benar, bukan hanya kerudung penutup kepala.
Saya tidak anti nasehat. Tidak pula menutup hati untuk ujaran kebaikan. Namun bagi saya, isi messenger-messenger itu muatannya sebanding dengan pertanyaan: tadi malam kamu bercinta dengan gaya apa? Atau pertanyaan: saat bercinta kamu klimaks tidak? Pribadi sekali, apalagi untuk orang yang tidak saling dekat.
Ada zona dalam kehidupan seseorang yang pantang untuk kita masuki. Patuhi itu agar kita masuk dalam golongan mahluk bumi yang beradab. (*Erna Setia Putri adalah sastrawan asal Kota khaTULIStiwa, Pontianak. Kini di Eropa)
