Community

Koridor Labia-Leboyan

Koridor Labia-Leboyan

Kami juga mengintegrasikannya dengan strategi lain seperti pemberdayaan perempuan. Konsep tembawang dan karet dengan produksi dan pemasaran yang lebih baik juga dikembangkan di kawasan ini. Ada pula kajian biomassa dan stok karbon, serangkaian riset keanekaragaman hayati, dan lebih khusus adalah upaya konservasi orangutan. WWF juga mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat, energi terbarukan (mikrohidro, panel surya, tungku hemat energi), dan penyediaan instalasi air bersih bagi masyarakat.

Salah satu isu perekat utamanya adalah orangutan sebagai species kunci (flagship species) atau spesies payung (umbrella species). Bahasa sederhananya, dengan melindungi orangutan, maka secara tidak langsung kita juga dapat melindungi banyak spesies lain yang membentuk satuan ekologis di habitat orangutan tersebut.

Kami mendesain semua program sejauh mungkin mempunyai kaitan dengan isu orangutan. Dalam kegiatan restorasi yang dilakukan oleh tim yang beranggotakan Lorens, Rudi, Buncau, Lasah, Agus, dan Haraan, misalnya, kami menanam beberapa jenis pohon yang merupakan pakan orangutan, agar ketersediaan pakan bagi orangutan di alam semakin berlimpah di masa yang akan datang.

Dalam survei dan monitoring yang dipimpin oleh Albert yang dibantu Dewi dan Khotiem, WWF juga menyertakan masyarakat yang biasa berburu dan menjadwalkan mereka terlibat secara bergilir. Dari cerita mereka, tim WWF bisa menggali informasi di mana saha pernah berjumpa dengan orangutan.