Community

Kunci Sukses Wakaf Produktif ketika Jatuh di Tangan Nazir Profesional–MAK…

Kunci Sukses Wakaf Produktif ketika Jatuh di Tangan Nazir Profesional–MAK…
Foto diskusi bersama Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf KUA Pontianak Kota, Jusuf, Senin, 16/11/20.

Sebaliknya, kemauan mesti dibekali dengan sikap “Amanah” sehingga dapat dipercaya. Tidak ada uang yang hilang. Tidak ada harta benda wakaf yang raib. Semua dicatat dengan sistem manajemen yang apik. Sistem tata kelola keuangannya menggunakan neraca rugi-laba. Posisi kemajuan usaha dapat ditilik dari neraca tersebut day by day, hari demi hari. Bukti kuitansi, perjanjian, terekam dengan rapih. Jika disubstitusikan ke laporan pemerintahan kira-kira WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian.

Nazir yang hebat dan profesional juga tercermin dari keterampilan yang dimilikinya. Keterampilan itu komposit. Nazir mampu meramu konsep dengan baik dan sistematis. Efektif-efisien. Sangkil-mangkus. Ia juga komunikator yang baik. Sehingga mudah menjalin jejaring atau networking lokal, nasional, bila perlu internasional. Gejet dalam genggaman tangannya.

Nazir punya keterampilan kepemimpinan atau leadership. Kerumunan jemaah bisa dihimpunnya dalam energi potensial yang keras laksana hammer to nail–atau tokol kepada paku. Dengan kekuatan “Mau-Amanah dan Keterampilan” paku pun tertancap dan tertanam tanpa bisa dibongkar kembali. Ia menjadi nazir yang produktif mengemban amanah wakaf. Baik atas tanah, bangunan, maupun uang.

Kini, kita mencari nazir profesional tersebut. Nazir yang lahir dari MAK. (Penulis adalah Korbid Wakaf Produktif Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. CP-WA 08125710225).