Kami bertiga akhirnya memutuskan ingin memberi kado spesial berupa buku berisi kumpulan cerita teman-teman WWF-Indonesia. Kami kemudian berbagi peran dan menjadi editor bersama bagi penerbitan buku yang berjudul “Konservasi dan Masyarakat: 50 Kisah yang Menginspirasi dari WWF untuk Indonesia”.
Aku meminta Bung Jimmy Syahirsyah, sahabat bekerja di Kalbar, untuk memilihkan foto terbaik yang bisa mewakili narasi besar masyarakat dan konservasi. Jimmy memilih foto seorang nenek di pedalaman Kalimantan yang sedang menimang cucunya sambil menganyam tikar dari rotan. Foto yang sarat pesan.
Cristina Eghenter adalah seorang antropolog, lama melakukan riset antropologi serta aktif dalam beberapa program penguatan masyarakat dan pembangunan sosial (community empowerment and social development) di Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Utara. Adapun Israr Ardiansyah pernah menjadi jurnalis di koran berbahasa Inggris The Jakarta Post dan ikut terlibat dalam gerakan Indonesia Mengajar bersama Anies Baswedan.
Buku berisi lima puluh tulisan memperingati 50 tahun WWF-Indonesia ini mengumpulkan pengalaman staf WWF bekerja bersama masyarakat. Kami sepakat menghindari tulisan yang sangat teknis, karena pasti akan membosankan bagi yang membacanya.
