Sebelum ke Kubu, suami saya mengingatkan soal hal ini. Beliau menyarankan harus siap senter. Dan saya pilih senter yang menggunakan baterai. Tak bisa mengharapkan lampu senter changer. Jangankan mau changer senter, batrai Hp saja kadang sampai kosong kalau lampu sudah sering mati.
2 teman serumah Teluk Nangka, masing-masing beli lilin 1 kotak untuk persiapan mati lampu. Khawatir kehabisan lilin.
“Tak bise kamek kalau dah mati lampu ni, sesak nafas”, kata teman serumah saya.
Semoga saja akan ada kemajuan nantinya. Lampu bisa tahan seharian menyala. Efek dari listrik begini, alat-alat elektronik rumah tangga juga akan cepat rusak.
“Jangan belikan mamak TV tipis, kalau di kampung cepat rusak karena sering mati lmapu”, kata Ibu saya mengingatkan dulu waktu kami membahas TV di kampung yang sering rusak. (*)
