Oleh: Mita Hairani
“Udah jadi tulisannya Mita?” tanya Pak Yus ketika beliau datang ke ruangan Club Menulis IAIN Pontianak, Selasa (19/12/2017). Aku yang saat itu masih berdiri karena mengubah posisi dudukku hanya cengengesan karena belum menyelesaikannya.
“Sedang proses, Pak,” jawabku.
Bapak tampak sedikit buru- buru hari ini meskipun pada hari lainnya beliau memang terlihat mempergunakan waktunya dengan efektif. Pada permulaan pertemuan, Pak Yus sudah bertanya kepada anggota Club tentang kunjungan dari siswa SMA 3 Teluk Keramat, Sambas. Pak Yus meminta satu per satu menjelaskan tentang apa yang didapatkan dari kunjungan kemarin dan apa yang harus kita lakukan atau agenda kita ke depannya.
“Dimulai dari kamu,” pinta bapak sambil menunjuk Tuti.
Tuti duduk di sebelah pojok kanan di depan bapak dan aku duduk di sebelah ujung kiri, jadi aku tidak tegang karena biasanya Pak Yus akan menunjuk satu persatu berdasarkan urutan tempat duduk. Tuti sedikit gelagapan menjawab pertanyaan bapak. Meski aku tak dapat melihat wajah Novie, dan Ipa, aku tahu mereka pasti juga sedang mempersiapkan jawabannya.
