Community

Rekayasa Ekosistem

Rekayasa Ekosistem

Nah, kalo ada supply makan gratis, para sejarawan ini bisa bergerak melakukan penelitian, gak usah khawatir gak bisa makan, tinggal nempel di masjid, nunggu jam makan, lalu makan bareng. Beres.


Kita belum lagi bicara tentang bank keliling rentenir ribawi yang bunganya tiga puluh persen per bulan. Kok bisa-bisanya masyarakat kita mau ambil begituan.

Ya alasannya mudah, karena mereka butuh makan, butuh beli beras, beli gas melon ijo, butuh beli lauk, keluarganya harus makan.

Cobalah imajinasikan, kalo makan itu mudah, makan itu tersedia terus gratis, insyaAllah gak akan laku ini para rentenir. Kehidupan masyarakat itu bisa lebih sehat.


Kami meyakini bahwa menyediakan makan gratis ini adalah REKAYASA EKOSISTEM.

InsyaAllah jika semua kita istiqomah, pengelola filantropinya istiqomah, donaturnya istiqomah, masjid-masjid juga istiqomah bergerak, maka masyarakat kaum muslimin ini akan lebih berkualitas hidupnya. Karena urusan makan sudah selesai, masyarakat akan bergerak ke hal-hal yang fundamental.

Hari ini semua orang bergerak komersil, fokus berjual beli, padahal kita butuh lapisan segmen masyarakat yang mengabdi ke masyarakat, yang ngabdi ke ummat, yang kehidupannya di back up oleh supporter, bukan minta balas harga ke objek yang dilayani.