Saya lihat di sawah-sawah warga di sepanjang jalan, panen padinya sudah menggunakan alat. Tak hanya alat panen padi, alat untuk membajak juga ada. Masih terparkir di sawah traktornya.
Sepertinya warga Selakau Tua, banyak yang berladang.
Begitu sampai di rumah tetangga mempelai, di dapurnya sudah penuh berkarung-karung padi hasil panen sawah ladang. Dan hajatan kali ini lebih terasa kampungnya, dengan nasi hasil panen sendiri. Hasil sawah ladang warga Selakau Tua.
Baca Juga:Abang dari Jerman itu, Bernama Leon
