Oleh: Wajidi Sayadi
Nama Al-Maragi terkenal karena Tafsir al-Maragi terutama kalangan peminat dan pencinta studi Tafsir Al-Qur’an.
Ada sisi lain yang juga bisa menginspirasi, salah satunya Rumah kediaman Syekh Maragi tempat Tafsir al-Maragi ditulis di Hilwan Kairo Mesir dirobohkan dan dijadikan Masjid al-Maragi di bawah naungan Yayasan Al-Maragi.
Penelitian Disertasi saya untuk meraih gelar Doktor adalah tentang Tafsir Al-Maragi, yaitu Telaah Asbab an-Nuzul dalam Tafsir al-Maragi dengan Pendekatan Ilmu Kritik Hadis tahun 2006 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Alhamdulillah sejak tahun 2012 sudah diterbitkan menjadi buku setelah pulang dari Kairo ziarah ke Makam dan kediaman Syekh Al-Maragi di Hilwan Mesir.
Buku ini diberi Kata Pengantar oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar selaku Pembimbing Disertasi yang sedang menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI pada saat itu tahun 2012, seperti dalam foto di atas.
Pas lagi baca-baca buku, sampai pada halaman ucapan terima kasih kepada adinda Abdilah Mandar, Muhammad Nusur, Fadly, Mirwan, dan Syamsir yang tampak dalam foto di teras Masjid al-Maragi di Hilwan. Ketika itu sedang studi S1 di Universitas Al-Azhar, sekarang semua sudah Doktor dan sekaligus Direktur.
Mereka menemani saya ke Hilwan
sekitar 26 Km dari Kairo Mesir menggunakan Kereta Api bawah tanah bahkan di bawahnya Sungai Nil, pada 03 Desember 2009.
