Community

Setompok, Sungai Sengkuang, dan Keseriusan Mahasiswa Kampung Riset Menulis

Setompok, Sungai Sengkuang, dan Keseriusan Mahasiswa Kampung Riset Menulis

Lanting menunjukkan hubung kait antara sungai dan masyarakat. Namun, bagaimana Lanting yang ada di Kelurahan Sungai Sengkuang ini? Peserta akan menemukan jawabanya.
Tidak hanya itu, Paralon dengan ukuran cukup besar melintang di atas lingkungan Setompak. Paralon itu menjadi jalur pasir dari Sungai Sekayam untuk dimasukan ke wadah yang ada di darat. Belum diketahui berapa meter paralon tersebut, jelasnya pasir ini menjadi bagian dari usaha masyarakat Setompak.

“Untuk dijual dengan orang yang membangun rumah atau bangunan lainya”, cerita seseorang yang bertugas untuk memisahkan sampah yang terikut dengan pasir.

Setidaknya dalam pengamatan awal ini, ada 2 orang yang bekerja. Satu penjaga mesin yang ada di atas sungai, satunya penjaga di wadah pasir. Selain pasir, rumah walet juga berdiri di Setompak. Baru satu bangunan yang terlihat, dan jelas banyak sekali walet yang beterbangan di sana.

Aktifitas sore yang langka juga ditemukan disampaikan Setompak. Tak lama setelah rombongan sampai, Pak RT V, Gusti Syafarudin sudah mengatakan bahwa saat sore akan ramai orang yang lewat. Mereka akan mandi. Sungai Sekayam yang mulai mengering meninggalkan pasir cokelat di tepiannya. Inilah yang biasa di dengar “Jika sungai di Sanggau kering, pasir terlihat di sungai. Orang bisa main bola di sana”.