Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pontianak, Drs H Awang Sofian Rozali ketika menjadi angota DPRD Provinsi Kalimantan Barat bertindak cepat menyambut lahirnya UU Wakaf No 41 Tahun 2004. Beliau mengurus semua berkas dan surat-surat gedung sekretariat HMI Cabang Pontianak dengan pertimbangan selamat aset umat dunia – akhirat. Sebab dengan payung hukum wakaf, maka aset ‘stop atawa berwakaf–atawa berhenti” sampai di situ kepemilikannya. Aset tersebut tidak boleh dijualbelikan sampai kiamat. Adapun fungsi keorganisasiannya, sesuai cita-cita dasar HMI terus diterapkan sesuai perkembangan zaman.
Tindakan heroik Awang Sofian Rozali ini disambut Korp Alumni HMI (KAHMI) dan Pengurus HMI Cabang. Mereka bertindak sebagai nazir kelembagaan. Adapun Awang Sofian Rozali bertindak selaku wakif. Tindakan heroik ini vise versa dengan kemelut di sejumlah tanah wakaf akibat tidak genah surat menyuratnya, maka ahli waris yang tidak kuat imannya kepada Allah datang menggoda. Datang menjual belikan aset wakaf. Tidak sedikit berperkara jadi tanah sengketa.
