Community

“Welcome to Amsterdam!”

“Welcome to Amsterdam!”

Dalam kronik wisata ada petuah tiga hal, yakni how to see, how to do and how to get. Artinya apa yang bisa dilihat? Apa yang bisa dilakukan? Dan apa yang bisa didapat? Ketiga hal itu ada di sepanjang 15 km wisata wakaf yang diikat panorama sungai dan budaya di atasnya.

Di sekitar wakaf ini ada pabrik es dan pabrik ikan yang sudah tua. Ada unit penimbunan kayu cerucuk dan bengkel. Juga gapura selamat datang ke Kota Pontianak lantaran ada jalan protokol di atasnya, yakni Jalan Adi Sucipto–seorang dirgantara yang namanya ditabalkan sebagai pahlawan nasional–asal Jogjakarta. Nama yang juga diabadikan sebagai nama bandara di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di kawasan wakaf muslim ini selain ada pabrik dan bengkel, juga Kantor Dispenda Provinsi, penjara anak dan dewasa, bahkan Rumah Sakit Daerah Dokter Soedarso. Dr Soedarso sendiri adalah pahlawan daerah yang berjuang sejak masa kolonial hingga masa Jepang dan membangun kemerdekaan dengan bidang kesehatan. Soedarso terlibat dalam rapat-rapat Medan Sepakat sebelum Dai Nippon Jepang memberantas para raja, alim ulama, cerdik-cendikia Kalbar hingga 21.037 jiwa yang kita kenal dengan Genosida Mandor Berdarah, 1942-1944. Genosida itu diperingati dengan pemasangan bendera setengah tiang setiap tanggal 28 Juni-1944-28 Juni hingga sekarang diperingati setiap tahunnya.