
Masuk ke dalam Serdam lagi ada wakaf hebat yang terdiri dari Madrasah dan Tsanawiyah Imaduddin. Wakaf pendidikan dasar tertua Serdam di mana sejak mula semua agama bisa belajar di sini. Juga Munzalan Mubarakan dengan tower tertingginya di Serdam–meliputi Rumah Sehat, Baitul Munzalan Indonesia, serta berbagai unit canggih-canggih khas anak muda brilian dalam berdakwah komposit dan sistemik. Sebuah gerakan wakaf simultan yang gerakannya telah menasional dan menginternasional. Di sini sudah banyak turis domestik dan mancanegara yang berdatangan. Dan biasanya, oleh imam Pondok Pesantren Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin, Yayi Bang Bung Ben–Beni Sulastyo–tetamu diboyong ke gerakan dakwah di atas tanah wakaf besutannya yang super duper milenialis bernama Sulthan Annashira. Sebuah gerakan yang baru saja dimulai 3 bulan terakhir, namun sudah punya mesjid luas, pondok pesantren pria dan wanita. Bahkan dapur umum, juga panggung kreasi seni-budaya. Di sini juga ada unit taman-tanaman agronomi. Instragramable sekali. Apalagi dalam pengembangannya nanti ada Taman Informasi Teknologi open akses 1×24 jam. Juga lapangan tembak panahan sekaligus pacuan kuda. Santriwan-santriwati Sulthan Annashira dengan cepat bisa hapal quran 30 juz dalam beberapa bulan saja. Di sini metode hapal Quran dikembangbiakkan sebagai lab muda belia. Khusus menyentuh muda milenial.
