Edukasi

Menggugah Literasi di Kampus Biru

Menggugah Literasi di Kampus Biru

Terkesan sederhana, namun penuh makna. Itu yang dapat saya katakan dan gambarkan mengenai kegiatan launching buku kemarin. Meskipun saya adalah anggota baru disana, tapi saya merasa sudah seperti keluarga kedua. Teringat akan pesan pak Dr. Hermansyah saat memberi kata sambutan yang notabenenya jatuh kepada kegiatan berbincang-bincang, ia mengatakan saat mendirikan Club Menulis tahun 2010 silam, ia berkeinginan bahwa club akademik menjadi penunjang bagi kompetensi mahasiswa. Saat selesai dari masa pendidikan, alumni memiliki keterampilan yang tak sedekar kompetensi ijazah. Tidak semestinya, tarbiyah bergelut di tarbiyah, dakwah di dakwah, ekonomi di ekonomi, dan syariah di syariah.

Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada seluruh pemerhati, pembimbing, dan para mentor yang sudah mau membangun budaya literasi di kampus tercinta ini. Bukankah buku itu salah satu bagian dari ilmu, dan ilmu itu adalah cahaya seperti yang diungkapkan dalam pepatah Arabnya al-‘ilm nurun. Dengan cahaya tersebut, manusia akan tercerahkan dan bermetamorfosa menjadi lebih baik kedepannya. Menjadi manusia tercerahkan yang siap mencerahkan manusia lain segenerasi maupun manusia lain dari generasi berikutnya. Aamiin.