Edukasi

Merevitalisasi Peran Komite Sekolah untuk Meningkatkan “Mutu Pendidikan”

Merevitalisasi Peran Komite Sekolah untuk Meningkatkan “Mutu Pendidikan”
Dr Aria Djalil (kedua dari kiri) saat berkunjung ke Unimas, Sarawak, Malaysia.

Tapai yang manis dan renyah memerlukan ragi yang bagus dengan takaran yang pas. Ragi yang diperlukan untuk mengembangkan sekolah yang bermutu adalah ragi yang efektif untuk:
1. Menumbuh-kembangkan 5 BPs: (a) Be Punctual – tepat waktu; (b) Be Prepared – siap siaga; (c) Be Patient – sabar; (d) Be Polite – santun; dan (e) Be Positive – bersikap positif.
2. Mengembangkan lingkungan sekolah yang “TERBINA” (Tertib – Bersih Indah – Nyaman – Aman), terhindar dari narkoba, kekerasan/bullying, dan vandalisme.
3. Mengadopsi contoh terpuji dari Singapura (menghindarkan bahaya kebakaran, berlaku tertib di jalan raya; tidak memasuki pekarangan/tanah orang lain tanpa izin); dan
4. Menumbuh-kembangkan life skills. Misalnya memasak, berkebun/berternak, memberikan pertolongan pertama

D. Bagaimana Mewujudkan Sekolah yang Bermutu
Mulai dari mana dan bilamana? Kita, termasuk Komite Sekolah (Komsek) mulai hari ini tidak hanya memusatkan aksinya pada hal-hal yang berhubungan langsung dengan sekolah. Tugas kita adalah bagaimana agar hubungan fungsional “Tiga Faktor” yang diungkapkan oleh Hattie itu serasi, dinamis, efektif dan efisien.

Ruang gerak kita untuk bermanuver tidak hanya terfokus pada sekolah dan ruang kelas. Saatnya kita, termasuk Komsek, bersama OTS (Orang Tua Siswa) saling bersinergi untuk mewujudkan sekolah yang bermutu.