Edukasi

Obsevatorium Bosscha : Pengingat Cerita Lawas dan Masa Depan

Obsevatorium Bosscha : Pengingat Cerita Lawas dan Masa Depan

Namun sangat disayangkan meski hingga kini masih berfungsi dengan baik, berkat perawatan yang konsisten dan terus di modernisasi, Obsevatorium Bosscha dikabarkan akan di non-aktifkan dan digantikan dengan Obsevatorium Nasional baru di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut dikarenakan polusi cahaya yang terjadi di sekitar kawasan Obsevatorium dari tahun ke tahun semakin meningkat. “Apabila di sekitar Obsevatorium, apalagi Bosscha merupakan Obsevatorium astronomi, disekitarnya terlalu padat dan ramai akan berpengaruh pada intensitas cahaya yang ada dan pasti akan mengganggu objek astronomi yang akan diteliti” jelas salah satu pemandu lulusan Astronomi ITB, Bandung. Perkembangan dan kemajuan di Kota Bandung memang dapat diacungkan jempol selain itu, pesona dan daya tarik wisata di Lembang–Bandung Barat juga tidak dapat dihindari. Tentu, penggunaan cahaya juga akan semakin meningkat dan polusi cahaya tak dapat dihindari.

Saat ini, polusi cahaya yang terjadi di sekitar Obsevatorium Bosscha memasuki level 7 (Suburban/urban transition). Apabila cahaya yang ada di bumi terus meningkat akan membuat langit menjadi semakin terang. Bintang – bintang dan objek luar angkasa yang dahulu bisa diamati dari Obsevatorium Bosscha lambat laun memudar dan sukar dilihat, sedangkan bintang – bintang yang cahayanya redup akan menghilang dari pengamatan.