Dalam penyampaianya, Dahlia Haliah Ma’u menerangkan perekonomian keluarga berbasis syariah kepada seluruh peserta yang hadir. Beliau mengawalinya dengan menjelaskan kebutuhan pokok dilihat dari kacamata Islam.
“Ibu-ibu sekalian yang dirahmatai Allah, kebutuhan manusia kalau dalam Islam itu ada 3, yaitu dharuriyat, hajjiyat, dan tahsiniyat. Dengan kata lain kebutuhan pokok, kebutuhan primer, dan kebutuhan sekunder. Ibu-ibu sebagai seorang istri adalah ratu dalam keluarga yang mengatur keuangan, sedang suami adalah raja yang memimpin dan mencari nafkah serta mendidik. Apabila antara suami dan istri saling memahami nilai-nilai Islam dalam ekonomi keluarga, maka disitulah terbentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.” Jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Yasin, kepala Yayasan Nurul Hidayah mengungkapkan kebahagiaannya atas kedatangan mahasiswa beserta dosen IAIN Pontianak ini. Ia pun mengharapkan ini tidak hanya yang pertama dan terakhir, tetapi merupakan agenda berkelanjutan agar kemudian menambah pengetahuan masyarakat terhadap ekonomi Syariah.
“kami sangat senang didatangi mahasiswa dan dosen dari IAIN, ini merupakan hal yang berejarah bagi saya pribadi apalagi kedatangan seorang doktor. Mudah-mudahan ini tidak menjadi yang pertama dan terakhir, semoga nanti bisa datang lagi supaya kami bisa kembali menuntut ilmu. Saya berdoa agar ibu Dahlia selaku dosen dan penceramah diberi kesehatan dan dipanjangkan umur serta rezekinya.” Ungkapnya.
