Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada periode Januari hingga Juni 2019 saja, sudah tercatat lebih dari 22.600 kasus infeksi HIV dan tidak kurang dari 2.912 kasus AIDS di Indonesia. Di Kalbar sendiri, pada periode yang sama sudah ditemukan sebanyak 283 kasus HIV, dengan 41 kasus di antaranya sudah positif AIDS. Fakta tersebut menunjukkan bahwa dalam sehari setidaknya ada 1 sampai 2 orang yang terinfeksi virus HIV di Kalbar selama tahun 2019.
Sementara itu, menurut data kumulatif dari pertama kali dilaporkan pada tahun 1987 hingga Juni 2019, di Kalbar ada sekitar 7.398 kasus HIV, dengan 2.736 kasus di antaranya positif AIDS. Jumlah tersebut adalah yang paling tinggi jika dibanding dengan provinsi lain di pulau Kalimantan. Kemenkes juga mencatat, sejak tahun 1987 ada sebanyak 317 orang yang telah meninggal dunia karena kasus AIDS di Kalbar.
Adapun kabupaten/kota dengan jumlah pengidap AIDS tertinggi adalah Kota Pontianak (963 kasus), diikuti Kabupaten Sambas (733 kasus), Kota Singkawang (378 kasus), Mempawah (158 kasus), Bengkayang (156 kasus), Landak (110 kasus), Sanggau (91 kasus), Sintang (64 kasus), Ketapang (42 kasus), Kapuas Hulu (19 kasus), Sekadau (10 kasus), Melawi (8 kasus). Sementara itu, Kabupaten Kayong Utara dan Kubu Raya belum ada laporan kasus orang yang mengidap penyakit AIDS.
