Perlu diingat bahwa kabupaten yang tidak ada laporan kasus HIV-AIDS bukan berarti daerahnya terbebas dari penyakit tersebut. Justru daerah yang banyak laporan kasus HIV-AIDS mununjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit HIV-AIDS sudah tinggi. Oleh karena itu, dengan adanya laporan kasus HIV-AIDS maka dapat dilakukan penanganan dini yang tepat agar penyakit tersebut tidak semakin parah.
Pencegahan dan Pengendalian HIV-AIDS
Menurut Kemenkes, upaya pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS bertujuan untuk mewujudkan target Three Zero pada 2030, yaitu tidak ada lagi penularan infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV AIDS (ODHA).
Selanjutnya, dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS, Kemenkes melakukan strategi Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan (STOP). Suluh melalui edukasi hendak dicapai 90 persen masyarakat paham HIV, Temukan melalui percepatan tes dini akan dicapai 90 persen ODHA tahu statusnya, Obati 90 persen ODHA segera mendapat terapi ARV, dan Pertahankan 90 persen ODHA yang ART tidak terdeteksi virusnya.
