“Maaf, anak muda. Selamat atas kesembuhanmu, ya. Jangan berterima kasih kepada saya. Tetapi, berterima kasihlah kepada keponakkanmu itu. Ia berjalan seharian dari toko ke toko ingin membeli Tuhan dengan sekeping uang yang digengggamnya erat-erat. Rawatlah anak itu. Hatinya sungguh baik. Semoga kelak dapat membantu orang lain. Sekali lagi selamat. Tetap jaga kesehatan”.
Serta merta ia memeluk si keponakan dan menggedongnya berjalan pulang ke rumah. Karena bahagia, si anak sangat lelap tertidur di punggungnya.
Salam dari Pakem Tegal, Yogya
Tetap jaga kesehatan. 22-8-2020.
Tulisan ini digubah kembali dari kisah-kisah yang menyentuh (tanpa nama Tanpa tahun) dari laman Youtube sembari mendengarkan ini: “Feeling God’s Presence | 852 Hz Crystal Clear Mind, Binaural Beats | Music To Talk To The Universe”
