Yang Mulia Tuan Muda Riau Raja Haji adalah putra dari Opu Daeng celak dari perkawinannya dengan Tengku Mandah, adik Sultan Sulaiman di Riau, raja kerajaan Mempawah. Syarif Abdurrahman dan menantu dari Opu Daeng Menambon. Inilah hubungan kekeluargaan yang mengukuhkan Raja Haji dari Riau bertindak jadi tuan rumah dalam mengangkat Syarif Abdurrahman menjadi Sultan Pontianak. Pada hari Senin 8 Syakban 1192 H, dalam perjamuan keramaian yang dihadiri oleh para Sultan dan penambahan dari Matan, Sukadana, Simpang, landak, Mempawah dan Sambas, Raja Haji meresmikan dan menobatkan Pangeran Syarif Abdurrahman Nur alam menjadi Sultan Pontianak. Di hadapan para hadirin, dengan suara keras Raja Haji berkata: “Adapun kami memberi tahu kepada sekaliannya bangsa di negeri Pontianak ini, kita telah angkat berpangkat nama Paduka Sri Sultan Syarif Abdurrahman Bin almarhum Al Habib Husein Al Kadri, menjadi Sultan di atas tahta kesultanan di dalam negeri Pontianak, demikian juga adanya”.
Napak Tilas Awal Berdirinya Kesultanan Kadriah Pontianak
