Di ITB saya kecewa karena momen final LKTI IPA telah lewat. Saya sebagai finalis tidak tahu schedul. Ada masalah tidak sampainya undangan ke PR III Untan bidang kemahasiswaan yang saat itu dijabat Drs H Mustafa Kamal. Nasi sudah jadi bubur. Kecewa sedikit ga pa pa, saya terhibur ajakan Adang Durrahman meliput even internasional di Ganesha. Di kampus papan atas Indonesia almamaternya Bung Karno ini saya mendengar dengan khidmat keynote speech Menristek Prof Dr Ing BJ Habibie. Bicaranya penuh intonasi. Terkadang meledak karena full spirit dan cerah ceria. Tahulah gaya Habibie kalau berbicara.

Di atas mimbar, pria ilmuan yang dijuluki Mr Crack karena teori cracker alias getaran pesawat temuannya banjir applaus. Dengan jas warna abu- abu dihias dasi kupu-kupu Pak Habibie saat itu full proud dengan Industri Pesawat Terbang Nusantara yang kita kenal dengan IPTN. Indonesia satu satunya negara Asia Tenggara yang mampu memproduksi pesawat…saya pun bangga.
