“Tiket untuk besok (Selasa, 17 Maret) pagi sudah siap. Penerbangan melalui Prancis. Jam 8 pagi dari Nairobi. Supir akan jemput jam 5 pagi untuk ke airport.”
Saya:
“Aduh, lewat Paris Airport, males akh. Saya dengar hari Rabu Paris akan lockdown. Saya malas terdampar dan terlunta di Paris, jika tak bisa terus terbang ke Hamburg. Bisa coba KLM misalnya? Lebih baik terdampar di Schiphol Airport atau di kota Amsterdam deh. Udah lebih dekat ke Jerman pula.”
4) Suami balik ke rumah dari kantornya. Langsung minta paspor saya. Menyalakan komputer. Terus utak-atik hendak online check in. Nggak jalan semua. Stuck. Penerbangan France Airlines tidak berfungsi secara online.
“Ok. nggak bisa. Sepertinya tak akan ada penerbangan dari Prancis ke Hamburg. Kamu kan nggak mau terlunta-lunta di Paris Airport. Kita ubah lagi jalur penerbangannya. Travel Agent dari kantor akan urus semua. Tenang!”
Saya:
“Jadi, besok Selasa subuh jam 5 saya nggak jadi bangun dan pergi ke airport, kan?”
