Opini

Bang Ben, Tatung dan Sinyal untuk Kalbar

Bang Ben, Tatung dan Sinyal untuk Kalbar

Saya semakin yakin tesis saya mengenai situasi hubungan itu ketika sore, pulang ke rumah, membaca postingan lengkap Bang Ben, serta membaca komentar-komentar di sana. Sore itu jumlah komentar sudah mencapai 6 ribu lebih.

Komentar itu, ada yang menyangkut substansi yang ditulis Bung Ben tentang ketidaksukaannya melihat anak anjing hidup yang digigit, menggelenjot hingga mati. Komentar melebar pada atraksi tatung, perayaan Cap Go Meh, hingga sikap sebagian umat dan prilaku agama.

Komentar yang ada, mulai dari yang datar, menyejukkan, hingga kasar dan provokatif. Ada yang bercanda, ada yang terasa serius. Lengkap mencerminkan adanya kelompok perasaan.

Sudah tentu apa yang diperlihatkan di sini menunjukkan situasi yang harus diwaspadai oleh kita semua, khususnya aparat keamanan. Cerita masa lalu dan sejarah kelam kita, belum sepenuhnya dipelajari untuk bahan pembelajaran hidup damai.

Aparat keamananlah yang memiliki tugas dan kewenangan untuk hal-hal yang membahayakan.

Sementara itu, kita masih harus dan perlu memberikan pemahaman tentang orang lain di sekitar kita. Kita masih perlu selalu diingatkan tentang persaudaraan dan keamanan.

Damailah saudaraku. (*)

1 Komentar

  1. Bersama Untan Membangun Negeri
    March 10, 2018 pukul 10:50 pm

    Yang komentar pada Jaka Sembung semua Bang. Pembahasannya tentang apa, komentarnya tentang apa.

Komentar ditutup.