Pada tahun 2018 Dr. Naveen Zehra Minai dari Pakistan membahas tentang tantangan yang dihadapi oleh para akademisi dari Negara-negara Selatan.
Salah satu isu yang paling besar adalah mereka kurang memiliki akses secara institusional terhadap jurnal internasional. Sehingga, kurang mengetahui akan perkembangan terkini dari penelitian yang dilaksanakan teman sejawatnya di negara-negara belahan Utara. Akibatnya mengalami kesulitan dalam menyusun rancangan penelitian yang terkini, mempublikasikan hasilnya, serta menyajikannya dalam suatu konferensi internasional.
Pada bulan Juni 2018, para editor dan penterjemah di seluruh Eropa berkumpul di Bosch (The SENSE 2018 conference). Mereka membahas berbagai tantangan yang harus dihadapi para penulis ilmiah dari sudut pandang para editor.
Disebutkan, pada umumnya, artikel ilmiah yang ditulis cenderung diarahkan kepada teman sejawat dalam bidangnya ketimbang kepada masyarakat umum yang lebih luas (bad habit writing). Karena itu, sajian yang jelas dan mudah dimengerti oleh masyarakat umum susah ditemukan. Seharusnya masalah, hipotesis (jika ada), metode, hasil dan pembahasan agar disajikan dengan jelas dan eksplisit sehingga mudah dipahami. Dengan begitu pembaca langsung memfokuskan perhatiannya pada materi tulisan.
