Opini

(Jelang) Seabad Pers Kalimantan Barat

(Jelang) Seabad Pers Kalimantan Barat
Ranie Suleiman (Bung JAS Affandie) ditengah berkacamata. Foto para jurnalis Kalbar di Pontianak angkatan pertama (1919–1920-an). Tampak antara lain DaEng Tatar, Ya’ Idris Daham Noor, Mr Eddy Tala, Gusti Mohamad Haidlir, Ranie Suleiman (Bung JAS Affandie, penulis puisi modern pertama Kalbar di Majalah Pandji Pustaka Jakarta), DaEng Alie, dan lainnya (foto koleksi Din Osman)

Administrasi pelanggan dan periklanan dikelola Hadji Zoebir dan Tjia Tjeng Khe beralamat di Kampung Melayu Pontianak.

Majalah BBB setiap terbitnya antara 12–16 lembar. Terbitan setiap tanggal 1 dan 15 dengan biaya berlangganan f6 untuk setahun.

Majalah yang terbit di Pontianak hampir 100 tahun silam ini mengusung motto “Pembatjaan, Pemimpin dan Penolong Anak Negeri”. Selain juga menuliskan motto lain “Berani Karna Benar, Takoet Karna Salah” dan juga “Radja Adil Radja Disembah, Radja Lalim Radja Disanggah”.

Sebelum terbitnya BBB, rakyat Borneo Barat sangat sulit untuk mendapatkan informasi yang akurat atas berbagai peristiwa atau kejadian yang terjadi di sekitar mereka.

Maka dengan adanya BBB, rakyat Borneo Barat mendapatkan informasi melalui tulisan-tulisan yang dimuat.

Disadari oleh redaksi BBB, bahwa pendidikan di Borneo Barat masih belum lama tumbuh, sehingga dengan adanya pers maka rakyat di Borneo Barat memperoleh pengetahuan yang faktual.

Majalah BBB dalam isinya memuat berbagai macam rubrik seperti rubrik redaksi, berita, artikel, surat pembaca, dan kolom iklan. Rubrik redaksi ditulis khusus oleh redaksi yang memuat pemikiran dari redaksi. Rubrik berita berisi peristiwa atau kejadian di masyarakat. Sedangkan rubrik artikel berisi tulisan-tulisan yang diambil dari kutipan atau tulisan para ahli atau ilmuwan yang tulisannya bermanfaat bagi masyarakat untuk diketahui.