Dalam Bacaan Injil (Mat 11:2-11), Yohanes Pembaptis, lewat utusannya, bertanya, “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?” Dengan tegas Yesus menjawab, “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat!, orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Berbahagialah orang yang tidak sangsi dan tidak menolak Aku.”
Jadi, Yesuslah, Tuhan yang datang menyelamatan kita itu.
Betulkah kita telah diselamatkan?
Berikut sepotong kisah seorang pensiunan guru.
Lelaki itu sering digelari oleh kawan-kawannya, sebagai Oemar Bakri. Ia srorang guru sekolah negeri. Tampilannya sangat sederhana. Kemeja putihnya selalu dimasukkan ke dalam celana warna gelap. Jarang ia bersepatu. Sehari-hari, ia menggunakan sepatu sandal. Pergi ke sekolah menggunakan sepeda onthel.
Walau tampil sederhana, semua anak muridnya segan dan hormat. Bukan karena ‘killer’!, Tetapi, karena penguasaan materi yang luar biasa. Di kelas hampir tidak pernah memegang buku teks. Isi buku teks wajib sudah diramu dengan sumber-sumber lain menjadi sajian yang mengasyikan. Walau, kadang-kadang harus lama dicerna.
