“Mungkin ada yang beli,” katanya.
Kadang kala yang membeli itu, tetangga, kadang kala pelintas. Maklum, Jangkang adalah salah satu wilayah pelintasan dari Rasau -Sungai Bulan -ke Kubu. Pelintasan ini lebih dekat dan enak dibanding lewat Bintang Mas.
Saya sempat berandai: Andai ubi ini dijual langsung ke Pontianak, mungkin Bu Rini bisa mendapat nilai lebih. Dari Rp2000 per kilo mungkin jadi Rp5000 per kilo. Andai terjual 100 kilo, dapatlah selisih Rp300 ribu. Andai lebih banyak, banyak lagi yang didapat.
Andai Bu Rini dan keluarga di sini mengolah ubi menjadi keripik, dodol, stik, atau apalah bentuk olahannya, mungkin nilai tambah menjadi lebih tinggi untuk ekonomi keluarga. Taklah ubi-ubi yang sebenarnya masih cukup bagus teronggok menunggu pelintas.
Tetapi… entahlah, mungkin saya hanya bisa mengandai. (*)
