Di masa kerja sebagai wartawan saya ikutlah Jurnalisme Sastra angkatan ke-9 setelah Mering, Sapariah dan Mba Sarmini di Yayasan Pantau–kira jurnalisme sastra itu yang mendesah dan mendayu-dayu, rupanya tetap fakta, hanya disajikan dengan gaya bercerita hehehe 🙂 Merekam peristiwa – menuturkan apa adanya. Bagi saya begitu saja sudah indah. Apalagi menemukan data otentik Lambang Negara Burung Garuda Pancasila (1994) dalam serial investigasi jurnalistik Mimbar Untan….sampai sekarang menggema ke belahan bumi Nusantara.

Semoga berfaedahlah setiap huruf yang dirangkai menjadi kata…..maka saya kasih tagline teraju.id dengan “kata satukan kita”.
