Opini

Pasinaon: Di Akhir Perang Rama dan Rahwana Memperebutkan Dewi Sinta

Pasinaon: Di Akhir Perang Rama dan Rahwana Memperebutkan Dewi Sinta

Mereka tiada peduli akan api yang menjilat-jilat kejam Dewi Sinta. Pun juga tiada tergetar hati mereka akan jeritan Rahwana yang meyayat dari bawah timbunan gunung Suwela.

Mereka terus bersenda gurau. Lari berkejar-kejaran. Main gajah-gajahan. Bergulingan di tanah sambil bersorak riang. Rukun dan damailah hati anak-anak kera dan anak-anak raksasa ini.

Mereka tiada berpikir apa-apa, kecuali bergembira. Kegembiraan mereka seakan mengejek kisah dan riwayat yang dialami orang tua mereka ternyata hanyalah mimpi yang berakhir dengan kesia-siaan belaka.

(Sumber: Sindhunata, 1999, Anak bajang menggiring angin)

Silahkan dibahas lebih dalam.
Pakem Tegal 18-4-2019