Opini

Penderitaan Membuka Mata Hati Melihat Terang

Penderitaan Membuka Mata Hati Melihat Terang

Saat ini, dunia sedang mengalami wabah penyakit akibat penyebaran Covid-19. Suasana sungguh mencekam. Orang menjadi bingung dan takut. Karena, hingga kini obat penangkal belum ditemukan. Sementara, penyebaran Covid=19 sangat cepat.

Kita semua merasa menghadapi kegelapan. Kita menjadi buta. Tidak tahu apa yang harus diperbuat.

Sebagian orang berefleksi tentang dosa manusia. Mereka berpikir, Tuhan sedang menghukum manusia. Pemikiran ini mirip dengan pemikiran para murid yang mencari dosa penyebab kebutaan orang tersebut.

Kemalangan yang diterima orang baik sukar dimengerti dengan akal sehat. Tuhan mendatangkan kemalangan pada orang baik? Tidak masuk akal! Barangkali Tuhan sedang mencobai orang baik? Rasul Yakubus berkata, “Percobaan tidak datang dari Allah. … Ia tidak mencobai siapa pun” (Yak 1:13).

Pemikiran ini mirip dengan kisah nabi Ayub. Ia kehilangan ketujuh anaknya dan juga hartanya. Ia juga menderita sakit hingga harus duduk di atas abu. Istrinya mendorong agar ia protes kapada Allah karena selama hidupnya ia selalu berbuat baik. Kemalangan dan penderitaan yang dialami dapat membuat seseorang tidak percaya lagi kepada Tuhan.