Opini

Sahabat Trio Minus One

Sahabat Trio Minus One

Lima tahun sebelumnya kami sama sama crew Radio Volare 103 FM. Kerap berucap cuap dan membanyol pendengar sampai terkial-kial bersama-sama.

Kini trio di atas minus one. Sejak 2024 Muhammad Azdi tak bersama kami. Beliau berpulang ke Rahmatullah pada usia saya sekarang ini 52 tahun karena sakit. Berpulang ke Rahmatullah pada bulan suci Ramadhan dan penuh amaliah yang tak cukup karakter laman ini untuk diceritakan. Cukuplah bahwa pertemuan terakhir saya di depan pintu 28 Nabawi. “Ini angka keramat We. Alhamdulillah Qoshosh. Cerita cerita.” Maka Azdi banyak bercerita di depan pintu usai ziarah ke Raudhah. Salah satu tanda taman syurga di dunia.

Azdi punya spirit kuat memakmurkan baitullah. Ayahnya. Kakeknya. Semua berkhidmat di Perguruan Bawari. Salah satu aset wakaf produktif assabiqunal awwalun di Kota Khatulistiwa. Ada mesjid tua bernama Sirajul Islam dimana salah satu muridnya merupakan pendiri Universitas Islam Bandung (Unisba). Masya Allah.

Saya diminta Azdi mendeder remaja mesjid Sirajul Islam. Kami banyak berkegiatan di sana. Mengelola TPA dengan Kampoeng English Poernama serta Bina Antarbudaya.
Kepergiannya 2 tahun yang lalu membuat separo hati saya hilang. Dan cukup lama baru kembali imbang. Yakni dengan mengikhlaskannya pergi pulang dengan tenang. Sebab Allah garansi dengan Husnul Khatimah di bulan suci.