Opini

Semacam Konsorsium Buku di Kalbar

Semacam Konsorsium Buku di Kalbar

Tahun 2010-an keadaan berubah drastis. Saya mengambil contoh Club Menulis dibentuk dan langsung bergerak dengan angka 6 buku di tahun 2010. Jumlah penulis atau orang yang dapat dipaksa menulis bertambah. Rekrutmen baru mengisi penulis yang “pensiun”. Hingga tahun 2016 jumlah buku yang diterbitkan mencapai 250an. Jumlah penulis perorangan sekarang mencapai puluhan orang, kalau bukan ratusan orang.

Penulis Club tidak sendiri, karena ada kelompok penulis lain seperti Forum Lingkar Pena, Forum Indonesia Menulis, Pijar Cs, Pustaka Aloy Cs, Kuwas Cs. Selain itu ada juga penulis perorangan, termasuk penulis-penulis yang jatuh bangun semangatnya di era 1990-an.
Nah, pada acara KBF 2016, hampir semua penerbit lokal ikut dan penulis turun gunung. Semua ingin memanfaatkan moment ini.
Tetapi… meskipun kegiatan ini meriah dan ramai, masih ada banyak pekerjaan yang harus digarap.

Salah satunya adalah perlunya mewadahi dan melakukan pembinaan serta perhatian pada para penulis dan penerbit lokal. Pembinaan dan perhatian ini diharapkan akan memberi energi kepada penulis dan penerbit lokal. Energi yang kelak bisa digunakan untuk menggali dan menganalisis bahan lokal dengan lebih mendalam.