Opini

Setelah Pilgub Kalbar, Siapa Gubernur Kapuas Raya?

Setelah Pilgub Kalbar, Siapa Gubernur Kapuas Raya?

Oleh: Yusriadi

Siapa yang akan menjadi gubernur Kapuas Raya?

Pertanyaan itu muncul dari percakapan kami, saya dan teman-teman praktisi, setelah “puas” membicarakan Pilgub Kalbar 2018. Kami ngopi sempena silaturrahmi lebaran idulfitri.

Pertanyaan ini muncul begitu saja. Taklah serius amat.

Tapi saya kira wajar disampaikan karena beberapa hal. Pertama, saya dan beberapa teman yang kongkow malam itu berasal atau punya ikatan dengan Kapuas Hulu dan Sintang. Dua daerah ini adalah bagian dari rencana Kapuas Raya.

Bagi kami membicarakan calon pemimpin Kapuas Raya bermakna membicarakan diri sendiri. Membicarakan masa depan diri dan kaban-kaban yang lain.

Kedua, Kapuas Raya merupakan salah satu “jualan” dalam kampanye Pilgub beberapa waktu lalu. Calon gubernur menjanjikan akan mewujudkan kelahiran provinsi baru di daerah ini. Rasanya janji itu bukan retorik untuk tipu-tipu pemilih.

Oleh karena itu setelah pemilihan, sekalipun gubernur terpilih belum ditetapkan KPU, orang pun mengingatkan janji itu. Jadi, kalaupun di antara teman ada yang membicarakan tentang Kapuas Raya, ya… bisa dimaklumi. Dia bagian dari orang yang menagih janji calon.

Ketiga, salah satu pasangan calon yang bertarung dalam pilgub Kalbar 2018 adalah tokoh sentral perjuangan pemekaran Kapuas Raya, Milton Crosby. Saat menjadi bupati Sintang, Milton menjadi pelopor gerakan pemekatan. Hanya, selama ini gerakan itu belum berhasil.