Dalam manajemen aksi, biasanya ada KORLAP, singkatan dari koordinator lapangan. Tugas korlap kalau dalam kegiatan shalat jumat itu kira-kira sama dengan seorang muadzin.
Tugas muadzin adalah memberi perintah/ seruan/ aba-aba kepada masyarakat untuk melaksanakan shalat jumat. Caranya dengan mengumandangkan adzan lewat sound system. Zaman dahulu, sewaktu belum ada listrik dan alat elektronik, adzan itu diserukan lewat menara.
Muadzin juga memberikan komando untuk melaksanakan shalat dengan mengumandangkan iqomah. Alat yang digunakan sama, sound system.
Jadi peran sound system itu teramat penting. Terlebih dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa di ruang terbuka dengan peserta aksi yang beraneka.
Soundsytem yang baik juga teramat penting untuk menyampaikan pemikiran dan pernyataan sikap kepada peserta aksi. Dengan demikian peserta aksi dapat menjadi massa terdidik.
Massa terdidik itu penting, agar ada transfer pengetahuan, spirit dan semangat dari pimpinan aksi kepada massa aksi. Lewat sound system, peserta aksi harus diberitahu mengapa melakukan unjuk rasa, apa tuntutannya, serta kepada siapa tuntutan itu disampaikan.
Jika hal ini dapat tersampaikan dengan baik, para peserta aksi akan menjadi massa yang terdidik. Massa yang sadar dengan apa yang sedang ia perjuangkan.
