Opini

“Vind Je Leiden Leuk?” Suatu Hari di Kota Leiden

“Vind Je Leiden Leuk?” Suatu Hari di Kota Leiden
Kanal kecil memgalir di sepanjang Steenschuur di Kota Leiden yang cantik

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman

Suatu ketika di Negeri Holland belum lama tadi, saya dan istri menyusuri Stille Rijn di pinggir kanal, setelah kami melalui Haarlemmerstraat sebuah rute yang sibuk. Saat itu matahari siang itu sedang berbaik hati, memandikan Leiden dengan binar-binar cahayanya.

Kulihat bebek-bebek berenang riang ke sana kemari. Angsa menari dengan anggun di permukaan air yang berkecipak. Sekawanan burung tampak terbang rendah, berkoar-koar ramai dan siap merebut remah-remah roti tua yang kadang disebar penduduk kota untuk bebek dan angsa liar di kanal.

Musim semu yang sempurna kurasa. Matahari tersenyum lebar. Pepohonan dibuai angin yang bertiup semilir lembut. Jantung Kota Leiden mulai ramai. Semua orang terlihat bahagia.

Terrasjes restoran dan kafe di sekitar Stadhuis, balai kota, mulai penuh. Rata-rata pengunjung berebut duduk di pinggir kanal untuk menikmati secangkir kopi berbonus sinar matahari. Orang-orang mengayuh sepeda lambat-lambat, perahu-perahu mungil mulai melayari kanal.

Di setapak Marsmansteeg, saya dan istri berhenti di depan Bagel & Beans yang memajang poster warna-warni bergambar aneka jenis kopi di kaca jendelanya. Tergiur melihat berbagai pilihan kopi, kami berdua memasuki restoral kecil itu, berjalan ke counter untuk memesan cold latte macchiato.