Politik

Karol atau Lazarus Cagub PDIP?

Karol atau Lazarus Cagub PDIP?

Bagaimana nasib Lazarus? Sebagai kader partai, dia pasti terus berusaha tampil sebagai calon yang direkomendasikan. Namun, bagi Lazarus, tentunya, direkomendasikan atau tidak, juga tidak ada ruginya. Sebab dana sosialisasi saat ini tetap menguntungkan untuk kampanye pemilu legislatif. Dia tetap panen dari sosialisasi saat ini walaupun tidak maju dalam kontestasi Pilgub. Dia bahkan turut menyukseskan Karol sesama kader partai terbaik,karena turut membuat buyar fokus balon parpol lainnya, sebab jika Lazarus yang elektabilitasnya lebih rendah yang direkomendasikan pusat, maka kandidat lain lebih bersemangat untuk mensuksesi hegemoni PDIP di Kalbar.

Kekuatan di balik Karol, yakni ayahnya terlihat nyata. Beliau punya Plan B. Jika saja DPP PDIP tidak merestui putrinya sebagai Cagub, maka dia telah melobi parpol lainnya. Cornelis merpat ke kubu Prabowo yang memimpin Gerindra. dan Gerindra pun mengusung Karol sebagai Cagub. Di sini terbuka celah koalisi dengan menggunakan perahu lain.

Dalam gugus Plan B melalui Gerindra ini, Cornelis masih punya pilihan koalisi bersama Hanura yang dipimpin sahabatnya, Oesman Sapta. Koalisi partai-partai belakangan ini cukup buat DPP PDIP ketar-ketir.

Buah dari jurus politik jitu yang dimainkan Cornelis tampak buahnya. Pertama, kedatangan Sekjen PDIP Hasto kemarin. Menyusul kedatangan Menhub Jonan dengan memberikan bekal oleh-oleh berupa terpilihnya Kalbar sebagai tuan rumah Natal Nasional 2017.