Guru Ketapang Luncurkan Buku "Pungguk Merindukan Bulan" - teraju.id
Home > Berita > Guru Ketapang Luncurkan Buku “Pungguk Merindukan Bulan”
WhatsApp Image 2017-08-15 at 09.47.34

Guru Ketapang Luncurkan Buku “Pungguk Merindukan Bulan”

teraju.id, Ketapang – Gerakan literasi sekolah (GLS) bergema sampai di wilayah pedalaman Kabupaten Ketapang. Guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Manis Mata meluncurkan kumpulan cerita rakyat pada hari Senin, 14 Agustus 2017 di SDN 12 Manis Mata. Menurut Kepala Sekolah Dasar SDN 12 Alman buku antologi cerita rakyat berjudul Pungguk Merindukan Bulan ini menjadi bacaan wajib gerakan membaca 15 menit sebelum pelajaran di mulai.

Buku ini berhasil diterbitkan berkat gerakan literasi sekolah yang difasilitasi oleh Balai Bahasa Kalimantan Barat dan Pustaka Rumah Aloy. “Kami berterima kasih kepada tim dari Balai Bahasa Kalimantan Barat yang telah memotivasi dan mengajak kami menggali dan menulis cerita rakyat yang ada di Manis Mata. Bimtek menulis cerita rakyat yang diselenggarakan Balai Bahasa sangat penting bagi kami sebagai bekal menulis cerita rakyat ini,” ujar Joni Iskandar, guru sekaligus salah satu penulis buku antologi cerita rakyat.

“Terima kasih juga kepada tim Pustaka Rumah Aloy yang melakukan safari literasi ke Manis Mata sehingga kami bisa menerbitkan khazanah cerita rakyat dari Manis Mata,” jelas Achmad Jalal Pauri, guru dan penulis antologi yang berasal dari SDN 23 Manis Mata.

Ada 27 guru yang berpartisipasi menulis buku cerita rakyat ini. Semua cerita rakyat yang ditulis merupakan khazanah sastra lisan masyarakat Melayu dan Dayak yang ada di Manis Mata. Hal ini dapat dilihat dari judul-judul yang identik dengan lokalitas Manis Mata, seperti Putri Bungsu dan Buah Rambang Rembunut, Gunung Tunggal Pesaguan, Ratu Elok, Kuntum dan Belian Sungsang, dan Pagar Benua.

Guru-guru kreatif yang menerbitkan karyanya dalam antologi cerita rakyat berjudul Pungguk Merindukan Bulan ini adalah Gema Ria Reti Fauzi SDN 04 Manis Mata, Sudigdo SD HMDC 03 Manis Mata, Firman Hidayat SDN 13 Manis Mata, Muhammad Nasir SDN 03 Manis Mata, Muhamad Ardina SDN 3 Manis Mata, Kuslinda SDN 05 Manis Mata, H. Achmad Jalal Pauri SDN 23 Manis Mata, Hay Rudi Ansary SDN 10 Manis Mata, Endah Sulistiowati SD HMDC 3 Manis Mata, Welmince SD 04 Manis Mata, Ravika Malaga SDN 15 Manis Mata, Nunuk Purnomoning Diah SDN 25 Manis Mata, Yupiana SDN 01 Manis Mata, Alamul Iman SDN 28 Manis Mata, Kristina Nina SDN 02 Manis Mata, Gutomo SDN 15 Manis Mata, M. Ajubair SDN 16 Manis Mata, Rusmawati SDN 10 Manis Mata, Alma SDN 15 Manis Mata, Suti Yarni SDN 38 Manis Mata, Joni Iskandar SDN 12 Manis Mata, Alidin SDN 32 Manis Mata, Rovie Wijaya SDN 32 Manis Mata, Trasunsius SDN 39 Manis Mata, Randi SDN 21 Manis Mata, Firman Kihan SDN 13 Manis Mata, dan M. Ismail SDN 05 Manis Mata. (Dedi Ari/r)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju

Check Also

Penulis,paling kanan bersama para wartawan yang mengikuti Indo Journalist Programe di Institute for Training and Development (ITD) Amherst, Massachussets, AS, tahun 2002.

Damai dengan Etika Jurnalisme dan Investigative Reporting

Oleh: Nur Iskandar * Saat itu Kalbar dilanda konflik berdarah-darah. Ada kerusuhan di wilayah pantai …