teraju.id, Pontianak— Peradaban Islam, dulu dan kini tidak terlepas dari hadirnya masjid.Terbukti, bangunan pertama yang dibangun nabi Muhammad SAW saat hijrah di Madinah yakni membangun Masjid Nabawi. Kemudian para sahabat dan para pemimpin besar Islam lainnya selalu menjadikan masjid sebagai wadah perjuangan, kegiatan amal dan kebesaran Islam itu sendiri.
Konsep peradaban besar dimulai dari masjid kini juga diterapkan Masjid Kapal Munzalan. Masjid yang dibangun pada tahun 2011 dan mulai beroperasi pada tahun 2012 memiliki hal yang unik selain karena bentuknya seperti kapal, juga karena aktivitasnya yang bukan hanya untuk ibadah shalat lima waktu saja namun lebih dari itu seperti lahirnya puluhan lembaga amal soleh untuk membangun peradaban yang besar tersebut.
Masjid yang terletak di Gang Imaduddin Jalan Sungai Raya Dalam 2, Kabupaten Kubu Raya tersebut berada di kawasan 95 persen penduduknya adalah non muslim. Aktivitas sehari – hari kegiatan masjid sama sekali tidak mengganggu warga sekitar dan hal itu dibuktikan dengan tetap saling harmonis dalam keberagaman.
Masjid tersebut dibangun dan dikelola M. Nur Hasan dan Rahman dan Ustaz Luqmanulhakim tersebut memiliki luas 11 x 17 meter dengan daya tampung 200 jamaah.
