in ,

Batu Loncatan Pertama SESco ke KEP

Teraju.Id, Purnama Valley – Tepat pukul 14.00 rombongan SESco (Smart English Student Community) sebanyak 15 orang tiba di Base Camp Kampoeng English Poernama (KEP). Kedatangan intelektual muda dari IKIP Pontianak ini disambut “Bu Kepong” (Ibu Kepala Kampong KEP) Meiry Dintia Arini didampingi Christina Sallem dan Edwin serta Imam. Canda tawa dan suasana akrab ria segera tersulam indah dari dua komunitas berbahasa Inggris di Kota Pontianak.

Edwin yang memandu acara menyilahkan Bu Kepong Meiry untuk memperkenalkan apa itu KEP, apa kegiatannya, dan apa saja prestasi yang sudah diukirnya sejak berdiri tahun 2013. Dan Bu Kepong menggunakan waktu 15 menit menunjukkan slide-slide power point di layar putih. Setelahnya, pakar kurikulum KEP, Christina Sallem dan Pembina KEP, Nur Iskandar memberikan tambahan. Sepanjang tiga presentasi KEP tersebut peserta tampak antusias. Sesekali terdengar tawa riang dan tepuk tangan gemuruh.

“Saya merasa pertemuan ini adalah batu loncatan pertama SESco,” ungkap Sekretaris, Egi. Ia mewakili Ketua SESco yang berhalangan hadir. Disebut Egi sebagai batu loncatan karena besarnya terobosan yang dilakukan KEP padahal usianya relatif muda jika dibandingkan dengan SESco. Punya jalinan kerjasama kampus, pemda, bahkan TPA. Juga terlibat dalam penjurian maupun juara debat.

“Sebenarnya kami lebih tua dari KEP. Kami sudah ada sesuai lahirnya jurusan Bahasa Inggris di IKIP Pontianak. Sedangkan KEP baru tahun 2013,” tambah Egi.

Egi memaparkan kegiatan SESco meliputi pembentukan karakter mahasiswa baru, peringatan ulang tahun, debat, kontes bakat pidato, malam keakraban, malam amal, penerimaan tamu maupun hadirin, kunjungan, bakti sosial dan berbagai aksi lapangan lainnya. “Masalah kami terkendala kaderisasi dan cepatnya kepengurusan berganti. Kadangkala juga ada diskriminasi. Harap maklum persaingan antara organisasi internal kampus,” urainya.

Dalam situasi santai seraya menikmati kopi dan teh panas ditambah juadah kampung, Edwin membuka kesempatan tanya jawab atawa dialog. Edwin juga menambahkan bahwa KEP juga akan segera meluncurkan program baru bernama English Super Camp.
Seorang peserta SESco bertanya mengenai pendanaan event ala KEP. Pertanyaan ini dijawab Kepong dengan proses administrasi, buka lapak, biaya pendaftaran, CSR perusahaan sampai bantuan Pemkot. “Kita kerja keras dan kompak. Mereka apresiasi kegiatan kita,” kata Meiry.

Dari kunjungan SESco ke KEP ini terjalin silaturahmi yang memudahkan kerjasama lebih lanjut. Bentuk kerjasama itu akan berjalan sesuai dengan sinergisitas program. Langkah maju pertama adalah keikutsertaan mahasiswa SESco sebagai volunteer.

Aktivitasnya dimulai dengan “Social Sunday-KEP”. Caranya, mahasiswa mendaftar, mengisi formulir, menjalani interview dan penempatan tugas/kelas. Adapun SESco, selain mengunjungi KEP juga akan berkunjung ke English Student Assosiation (ESA) FKIP Untan. (Nuris)

img_20161001_152707_164

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

UKM Seni Polnep Turut Ramaikan InkTober 2016

Aula FT Panas, Mahasiswa Buka Segel Kelas