“Tugas anda berat, dan memiliki tanggung jawab yang sangat luar biasa berat, karena saat anda datang terlambat ke lokasi kebakaran dicaci maki,dan saat anda menyelesaikan tugas juga tidak berharap dipuja-puji, bahkan terimakasihpun terkadang tidak pernah anda dapatkan. Namun jangan pernah menyerah, karena anda sekalian telah melakukan maha karya kebajikan yang tidak tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Nyawa dipertaruhkan untuk orang lain tanpa ada berharap pamrih, walaupun sanak keluarga anda sangat risau di saat anda meninggalkan mereka untuk memadamkan keganasan si Jago merah.”
Saya, kata Chandra, berharap ada perusahaan-perusahaan swasta, maupun BUMN dapat menyisihkan anggaran CSR perusahaan guna membantu Badan Pemadam Api seperti BPAS, sehingga kualitas kerja dapat semakin dirasakan oleh masyarakat karena dapat mengurangi korban kebakaran yang kehilangan rumah, dan harta benda mereka.
Sementara Brigjen. Pol. Victor Pujiadi yang diangkat menjadi Pembina BPAS, mengatakan bahwa Badan Pemadam Api Siantan/BPAS adalah badan pemadam luar biasa, karena dengan armada tua saja mampu berbuat banyak dalam menjaga masyarakat dari ancaman kebakaran yg lebih luas. *
