Sebaliknya, putri Sang Proklamator, Prof Dr Meutia Hatta sedang berpikir membuat sebuah tulisan yang akan dikirimkan ke MPR-RI. “Saya pikirkan yang terbaiknya seperti apa,” katanya kepada Panpel Teknis Set-MPR RI. Sementara itu Presiden Asosiasi Guru Sejarah Seluruh Indonesia, Sumardiansyah Perdana Kusuma menyatakan siap sedia mengikuti webinar. Ia yang menjadi moderator di webinar AGSI tepat peringatan hari Dekrit Presiden mengenai kesejarahan Sultan Hamid menghadirkan pakar sejarah Dr Muhammad Iskandar, Dr Rousdy Husein, Amshari Dimyati dan Turiman Faturahman Nur, akan turut memberikan simpulan-simpulannya.
Diperkirakan webinar esok tanggal 11 Juli sehari sebelum peringatan 107 kelahiran Sultan Hamid II Alkadrie akan menjadi lembaran sejarah bangsa yang berarti di lembaga wakil rakyat, DPR-MPR RI. (kan)
