Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, maka memiliki kerawanan-kerawanan. Semua telah dipetakan kompleksitas maupun keberagaman budaya, agama dan suku bangsanya.
“Kompleksitas tersebut, berpengaruh pada dinamika politik pada masa Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 dan berpengaruh juga pada penyalahgunaan medsos yang bermuatan ujaran kebencian yang bertebaran yang pada umumnya dilakukan oleh kelompok tertentu,” ujar Didi.
Pada pilkada serentak 2018, Kalbar ditetapkan sebagai daerah ter-rawan oleh KPU, Bawaslu, Kemendagri dan Mabes Polri karena ada 11 variabel kerawanan Pilkada ada semua di Kalbar. Begitu juga halnya di Pemilu 2019 masih sebagai daerah rawan.
“Namum, berkat pengelolaan indek-indek kerawanan dengan baik. Maka melalui langkah kolaborasi beserta sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder dan seluruh komponen masyarakat, semua dapat kita patahkan prediksi-prediksi tersebut. Kalbar dapat menunjukkan kesuksesan sebagai provinsi ter-aman dalam pelaksanaan Pilkada 2018 di 6 titik wilayah dan Pemilu 2019. Semua kita balik yang tadinya diprediksi Kalbar ter-rawan menjadi Kalbar ter-aman,” katanya.
Dalam teori hierarki kebutuhan Maslow adalah teori yang diungkapkan oleh Abraham Maslow. Ia beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan di tingkat rendah harus terpenuhi atau paling tidak cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat lebih tinggi menjadi hal yang memotivasi.
