Lalu bagaimana perkembangan di Kalbar? Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan, “Masih ada narkoba, diamankan 2 kilogram, 25 kilogram dan seterusnya. Yang disasar anak anak remaja, bahaya sekali Proxy War bisa menghabiskan satu generasi. Generasi muda adalah tanggungjawab kita, Sambas harus ada selama-lamanya, tidak boleh hilang.”
Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc, di peringatan hari jadi ke-388 Kota Sambas dan berpindahnya Kabupaten Sambas yang ke-20 menyampaikan. “Sambas wilayah perbatasan dengan Malaysia. Perhatian pemerintah sangat fokus terhadap Sambas. 2,5 jam kita sudah bisa berada di tengah Kota Kuching. Sudah hadir pos lintas batas negara, yang megah dan menjadi kebanggaan warga Sambas dan Indonesia. 80.000 orang warga Sambas bekerja di Kuching Malaysia,” kata Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc.
Bupati Sambas, Haji Atbah Romin Suhaili Lc, menyebut, tahun 2020 jembatan Sambas besar dibangun. Mudah-mudahan titik yang sudah ditentukan bisa diamankan sampai dengan pembangunannya.”
Gubernur Kalbar Haji Sutarmidji SH M.Hum, menyebut Kalbar bisa maju mengejar ketertinggalan. Karena pembangunan infrastruktur jalan naik berlipat, pendidikan, kesehatan gedung 6 tingkat Rs. Sudarso dan SMA unggulan di Mempawah selesai.
