Sementara itu, masyarakat diharapkan berpikir kritis agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang menyebarkan intoleransi dan kebencian. Selain itu, Gerakan Antropolog Untuk Indonesia Yang Bineka dan Inklusif menyerukan pula penggunaan media sosial untuk memperluas jalinan persahabatan dan persaudaraan, bukan untuk menyudutkan warga, kelompok, atau golongan lain.
Penyataan sikap dan seruan tersebut semata-mata bertujuan untuk menjaga dan merawat bersama kesatuan Indonesia yang dibangun para perintis bangsa lebih dari 70 tahun lalu. Di tengah tantangan global masa kini dan masa depan, Indonesia harus dan jelas mampu- bertahan sebagai satu negara besar dengan kearifan keragaman yang dibanggakan. Maka pernyataan sikap dan seruan Darurat Ke-Indonesia-an dari para antropolog dari seluruh Indonesia ini memanggil semua anak bangsa untuk bertanggung jawab bersama.
MEWAKILI PARA PENANDATANGAN:
Prof. Amri Marzali PhD I Prof Dr. Meutia F. Swasono I Prof. Dr. Sulistyowati Irianto
Dr. Kartini Sjahrir I Dr. Selly Riawanti I Drs. R. Yando Zakaria I Tjunggozali Joehana, MA, Drs. Gigin Praginanto I Iwan Meulia Pirous MA.
KETERANGAN LEBIH LANJUT YANDO ZAKARIA +62 812 2692187
