Berita

Fatamorgana Cuan Judi Online: Kapan Berakhir?

Fatamorgana Cuan Judi Online: Kapan Berakhir?

Di balik layar, muncul nama Zulkarnain Apriliantoni alias Tony Tomang/Tony Kujanso, orang dekat Budi Arie yang bukan pegawai Kominfo namun punya peran sentral. Tony lah yang memperkenalkan pengusaha properti Cencen Kurniawan kepada Budi Arie. Cencen kemudian membawa flash disk berisi puluhan ribu situs judi kecil untuk diblokir, dan juga terlibat dalam penyerahan uang pelicin itu. Sumber uang dan data situs judi ini berasal dari Kohling alias Halim, bos Cencen. Ironisnya, proses pemblokiran ini juga melibatkan sosok bernama Adi Kismanto alias Valen. Meski hanya lulusan SMK, Valen direkrut sebagai tenaga ahli di Kementerian Kominfo, yang seharusnya menyeleksi sarjana. Dia punya peran penting dalam mengumpulkan dan menyaring ribuan situs judi yang akan diblokir.

Ketika kasus mulai mencuat, video itu mengungkap bagaimana Budi Arie melakukan “gerilya”. Ia dilaporkan menghubungi banyak pihak, dari politikus hingga aparat keamanan, demi menjaga namanya tak terseret lebih jauh. Berbagai upaya dilakukan, termasuk mengirimkan tangkapan layar percakapan yang menunjukkan bahwa Tony bersaksi Budi Arie tak menerima uang judi. Bahkan, utusan sang menteri disebut sempat menemui seseorang bernama Kristian yang kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), membuat Budi Arie terkejut karena namanya disebut berkali-kali.