
Sementara itu di Pontianak, kabar gembira ini menyeruak di SMAN 4. “Kami sangat senang karena naskah film pendek karya jurnalis sekolah kami lolos babak final dan diminta presentasi di Yogyakarta,” ungkap Ketua Jurnalis Sastra (Saluran Aspirasi Siswa Tetra), Elva kepada teraju.id.
Hal yang sama diungkapkan Pembina Jurnalis Sastra, Ai Maharyanti. “Kami sangat gembira dengan hasil tersebut. Untuk ini kami menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya di dalam presentasi di Yogyakarta awal Desember nanti,” imbuhnya seraya mohon doa restu warga Kota Pontianak pada khususnya dan Kalbar pada umumnya.
Film Pendek Sang Saka mengambil lokasi shooting di Punggur Kecil. Sebuah desa yang berbatasan dengan Kota Pontianak dari Kabupaten Kubu Raya. Ai Maharyanti sendiri bertindak sebagai guru dalam film tersebut di mana ia berhadapan dengan seorang anak sekolah dasar bernama Udoy yang sangat ingin di sekolahnya ada upacara bendera. Sedangkan di sekolah tersebut sangat minim pelajar akibat terpencil. Di sinilah film pendek Sang Saka berhasil mengeduk emosi nasionalisme kebangsaan ke setiap penonton atau pemirsa. “Untuk dapat menonton film pendek Sang Saka silahkan klik judul yang sama di portal youtube,” kata Elva dan Ai Maharyanti saat keduanya hadir di seminar jurnalistik, Gardenia Ressort, kemarin.
