
“Perjuangan politik ini lewat jalur-jalur politik. Termasuk para wakil rakyat dari dapil Kalimantan Barat,” ungkap orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Barat dan Walikota Pontianak dua periode tersebut. Perjuangan politik itu tertuju kepada lembaga wakil rakyat yang bertugas menyerap aspirasi masyarakat. Dan kini aspirasi mengangkat Sultan Hamid II Pahlawan Nasional itu bukan hanya dari Kalimantan Barat tetapi juga seluruh Indonesia. Tercermin dari dukungan keikutsertaan webinar nasional, penyelenggara seminar-webinar nasional tidak hanya dari Kalbar, tetapi juga Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI), himpunan mahasiswa dari berbagai daerah, hingga ke Muntok. Para wakil rakyat juga tidak dimonopoli asal Kalbar, tapi juga seperti Pak Meikyansyah dari Jember-Jawa Timur, dan Dr H Hidayat Nur Wahid yang kini Wakil Ketua MPR-RI.
