
Kegiatan di atas diapresiasi berbagai provinsi sebagai kreatif, inovatif dan produktif. Lalu bidang wakaf produktif terus akan membawa pointers kegiatan komunikasi wakaf Indonesia via pantun tersebut lebih dalam lagi seperti pemasangan berbagai pantun nasihat di spot Wisata Kampoeng Wakaf yang ada di Kalimantan Barat khususnya segmen Sungai Kapuas dan Sungai Punggur yang berjarak 15km sekaligus garis sepadan antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Wisata Kampoeng Wakaf ini adalah pilot projects pertama BWI Kalbar di tahun 2020 kerjasama Konsorsium Tentara Wakaf Produktif Indonesia (Tawaf Indonesia). Di sana akan ada Museum Pantun 1000 Sungai. Juga akan ada sekolah pantun di mana pantun identik dengan Melayu, Melayu identik dengan Islam. Islam maju dengan peradaban wakaf. Wakaf sendiri adalah instrumen Islam yang egaliter. Wakaf bisa merangkul lintas etnis bahkan lintas agama. Turut serta mencerahkan jagat perpantunan dan perwakafan di Serumpun Berpantun itu adalah Direktur Pembinaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Drs H Tarmizi Tohor, MA. Mantan Kakanwil Kemenag Kepri ini luwas dalam pantun yang berbalas. Aktivitas Berbalas Pantun versi wakaf ini juga dicatatkan dalam Rekor Unesco PBB untuk Warisan Budaya Tak Benda.
